SEKILAS INFO Citra Indah

Stok terbatas, hubungi Fienso, 021-27386088 (flexy), 021-91944950 (esia), 08164803147 (mentari), 081282257456 (simpati). Sabtu + Minggu, Fienso siap melayani. Hari Senin-Jumat, silakan telp/cari/hub fienso di resepsionis ktr pmsrn
 

Kalkulator KPR

Jml KPR (Gunakan "." u/ Desimal)
Jangka tahun
Bunga %
Cicilan / bln Rp

FANS Citra Indah

Iklan Citra Indah

furnitur rotan

Rangka Baja Ringan
harga prabrik
021-27386088, 08164803147

Buku Manusia Unggul by Ciputra
35rb + Diskon 20%
021-27386088, 08164803147

rumah bilqis

powered_by.png, 1 kB
Home arrow Citra Indah NEWS arrow About Us arrow Citra Indah + Ciputra
Citra Indah + Ciputra Print E-mail
Written by Fienso Suharsono   
Sunday, 19 July 2009

citra indah

Citra Indah merupakan perumahan yang berlokasi di timur Cibubur. Perumahan seluas 600 hektar, merupakan maha karya Sang Pengembang Ciputra. Hingga Maret 2010, Citra Indah telah dihuni 5.000 KK (Kepala Keluarga) atau 16.000 jiwa sehingga layak menyandang gelar Citra Indah City atau Kota Citra Indah yang menunju Kota Mandiri di timur Jakarta.

 

Citra Indah memasarkan rumah tipe real estat. Namun harganya tetap terjangkau. Dengan harga yang murah, mutu tetap prima. Dibandingkan dengan harga perumahan di sekitar Cibubur, harga RE di Citra Indah tergolong lebih murah. 

 Kluster

Citra Indah memasarkan rumah per kluster. Setiap kluster memiliki fasilitas umum (fasum), fasilitas sosial (fasos), pintu gerbang dan satpam sendiri.Masing-masing kluster dinamai dengan kata awal Bukit. Citra Indah memasarkan rumah siap bangun (inden) dan rumah siap huni (ready stock). Rumah siap huni hanya tipe 21/72 dan 36/90. Tipe rumah yang dipasarkan mencakup RSH (Rumah Sederhana Sehat) dan RE (Real Estat).

Kluster Dipasarkan

RSH

RE


masterplan citra indah

 master plan

Citra indah

Citra Indah identik dengan Sang Pengembang. Ciputra sangat concern dengan perumahan. Namanya merupakan jaminan mutu. Citra Indah merupakan kota nuansa alam di timur Cibubur. Wilayah yang prospektif. Apalagi para investor Dubai sudah tertarik mengembangkan Jonggol sebagai kota satelit. Kota mandiri. Tentu ini kabar gembira bagi warga Citra Indah dan sekitarnya. Harga tanah dan rumah akan segera melambung. Cocok buat investasi atau hunian. Ayo segera investasi di sini. 

Ciputra

ciuptra

Ciputra menjadi pengembang properti PT Ciputra Development tahun 1981. Sebelum merintis bisnis sendiri, Ciputra bekerja di beberapa perusahaan properti termasuk Jaya Group, milik pemerintah DKI. Ciputra lahir bulan Agustus 1931. Alumni arsitektur ITB. Kekayaannya mencapai $600 milyar. Perusahaannya telah go public. Revenue perusahaan tahun 2007 mencapai Rp 1.384 juta. Net profit mencapai Rp. 325 juta. Memiliki cadangan lahan tanah hingga 2.000 hektar. Memiliki aset mall, apartemen, perumahan, lapangan golf. Ekspansi ke luar negri dengan Ciputra Hanoi International City di Vietnam dan Kolkata West International City di India. 

Orang Terkaya ke-27

Dengan properti, Ciputra berhasil menempati urutan ke-27 orang kaya di Indonesia. Majalah Forbes kembali membuat daftar 40 orang terkaya di Indonesia tahun 2009 dengan kekayaan senilai US$ 420 juta. Tahun 2010, Ir Ciputra menduduki peringkat ke-32 dengan kekayaan US$205 juta. Turun karena uangnya dipakai belanja tanah. Lihat artikel terkait dengan kik di sini.

Berikut ini info mengenai Ciputra dari Wikipedia

Ir. Ciputra (lahir di Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus 1931; umur 77 tahun) adalah seorang insinyur  dan pengusaha  di Indonesia. Ciputra menghabiskan masa kecil hingga remajanya di sebuah desa terpencil di pojokan Sulawesi Utara. Begitu jauhnya sehingga desa itu sudah nyaris berada di Sulawesi Tengah. Jauh dari Manado, jauh pula dari Palu. Sejak kecil Ciputra sudah merasakan kesulitan dan kepahitan hidup. Terutama saat bapaknya ditangkap dan diseret dihadapannya oleh pasukan tak dikenal, dituduh sebagai mata-mata Belanda/ Jepang dan tidak pernah kembali lagi (pada tahun 1944). Ketika remaja sekolah di SMP Frater Donbosco Manado.

Ketika tamat SMA, kira-kira saat dia berusia 17 tahun, dia meninggalkan desanya menuju Jawa, lambang kemajuan saat itu. Dia ingin memasuki perguruan tinggi di Jawa. Maka, masuklah dia ke ITB (Institut Teknologi Bandung). Keputusan Ciputra untuk merantau ke Jawa tersebut merupakan salah satu momentum terpenting dalam hidupnya yang pada akhirnya menjadikan Ciputra orang sukses. Keputusan Ciputra untuk merantau ketika tamat SMA merupakan keputusan yang tepat, karena pada usia tersebut muncul adanya keinginan untuk bebas yang disertai rasa tanggung jawab pada diri individu. Ciputra adalah perantau yang sempurna. Dia mendapatkan kebebasan, tapi juga memunculkan rasa tanggung jawab pada dirinya.

Setelah menyelesaikan kuliahnya Di ITB, Ciputra mengawali karirnya di Jaya Group, perusahaan daerah milik Pemda DKI. Keberadaan Ciputra di Jaya Group ternyata tidak terpengaruh oleh kondisi politik. Berbagai perubahan politik telah terjadi, namun Ciputra bisa tetap bertahan di Jaya Group. Ciputra bekerja di Jaya Group sebagai direksi sampai dengan usia 65 tahun dan setelah itu, sampai dengan saat ini, sebagai penasihat bersama Bapak Gubernur Sutiyoso. Di perusahaan DKI tersebut Ciputra bisa bertahan lama karena dua hal,pertama, Ciputra merasa DKI mewakili rakyat Jakarta dan ia senang bisa melakukan sesuatu untuk rakyat. Kedua, Ciputra merasa diberi kebebasan untuk berinovasi di Jaya Group, termasuk dalam pembangunan proyek Ancol. Kemudian bersama dengan Sudono Salim (Liem Soe Liong), Sudwikatmono, Djuhar Sutanto dan Ibrahim Risjad, Ciputra mendirikan Metropolitan Group, yang membangun perumahan mewah Pondok Indah dan Kota Mandiri Bumi Serpong Damai. Pada masa itu, Ciputra duduk sebagai direktur utama di Jaya Group dan di Metropolitan Group sebagai presiden komisaris. Akhirnya Ciputra mendirikan grup perusahaan keluarga, Ciputra Group.

Pada tahun 1997 terjadilah krisis ekonomi. Krisis tersebut menimpa tiga group yang dipimpin Ciputra: Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group. Namun dengan prinsip hidup yang kuat Ciputra mampu melewati masa itu dengan baik. Ciputra selalu berprinsip bahwa jika kita bekerja keras dan berbuat dengan benar, Tuhan pasti buka jalan. Dan banyak mukjizat terjadi, seperti adanya kebijakan moneter dari pemerintah, diskon bunga dari beberapa bank sehingga ia mendapat kesempatan untuk merestrukturisasi utang-utangnya. Akhirnya ketiga group tersebut dapat bangkit kembali dan kini Group Ciputra telah mampu melakukan ekspansi usaha di dalam dan ke luar negeri.

Ciputra telah sukses melampaui semua orde; orde lama, orde baru, maupun orde reformasi. Dia sukses membawa perusahaan daerah maju, membawa perusahaan sesama koleganya maju, dan akhirnya juga membawa perusahaan keluarganya sendiri maju. Banyak investor yang memegang surat hutang dan saham perusahaan-perusahaan publik yang dimiliki Ciputra. Ciputra harus gigit jari ketika nilai surat-surat berharga tersebut menjadi tidak berharga sama sekali. Selain itu juga banyak nasabah yang dirugikan ketika Bank Ciputra ditutup oleh Pemerintah karena dianggap tidak layak.

Pada usianya yang ke-75, ketika akhirnya dia harus memikirkan pengabdian masyarakat apa yang akan ia kembangkan, dia memilih bidang pendidikan. Kemudian didirikanlah sekolah dan universitas Ciputra. Bukan sekolah biasa. Sekolah ini menitikberatkan pada enterpreneurship. Dengan sekolah kewirausahaan ini Ciputra ingin menyiapkan bangsa Indonesia menjadi bangsa pengusaha.

lampiran:

Daftar 40 orang terkaya di Indonesia, tahun 2010 versi majalah Forbes Asia

1. Aburizal Bakrie & keluarga 5,4 miliar USD
2. Sukanto Tanoto 4,7 miliar USD
3. R. Budi Hartono 3,14 miliar USD
4. Michael Hartono 3,08 miliar USD
5. Eka Tjipta Widjaja & keluarga 2,8 miliar USD
6. Putera Sampoerna & keluarga 2,2 miliar USD
7. Martua Sitorus 2,1 miliar USD
8. Rachman Halim & keluarga 1,6 miliar USD
9. Peter Sondakh 1,45 miliar USD
10. Eddy William Katuari & keluarga 1,39 miliar USD
11. Anthoni Salim & keluarga 1,3 miliar USD
12. Mochtar Riady & keluarga 950 juta USD
13 Murdaya Poo 900 juta USD
14. Arifin Panigoro & keluarga 880 juta USD
15. Hary Tanoesoedibjo 815 juta USD
16. Trihatma Haliman 790 juta USD
17. Sjamsul Nursalim & keluarga 550 juta USD
18. Chairul Tanjung 450 juta USD
19. Paulus Tumewu 440 juta USD
20. Prajogo Pangestu 420 juta USD
21. Soegiharto Sosrodjojo & keluarga 335 juta USD
22. Sutanto Djuhar & keluarga 350 juta USD
23. Hadi Surya 345 juta USD
24. Aksa Mahmud 340 juta USD
25. Harjo Sutanto & keluarga 315 juta USD
26. Soegiarto Adikoesoemo & keluarga 310juta USD
27. Husein Djojonegoro & keluarga 305juta USD
28. Kartini Muljadi 260 juta USD
29. Edwin Soeryadjaya 250 juta USD
30. Jusuf Kalla 230 juta USD
31. Tan Kian 225 juta USD
32. Ciputra 205 juta USD
33. Bambang Trihatmodjo 200 juta USD
34. George & Sjakon Tahija 195 juta USD
35. Kris Wiluan 185 juta USD
36. Eka Tjandranegara & keluarga 170 juta USD
37. Alim Markus & keluarga 140 juta USD
38. Husein Sutjiadi 135 juta USD
39. Jakob Oetama 130 juta USD
40. Boenjamin Setiawan 120 juta USD

Last Updated ( Sunday, 17 July 2011 )
 
© 2012 Citra Indah Ciputra, Kota Nuansa Alam Timur Cibubur
Powered by Fienso Digital
Dilarang menyalin, mempublikasikan dan mengcopy isi website tanpa izin FIENSO.